Selamat Datang Para Pengunjung Setia Blog Ini, Blog Ini Berisi Kumpulan Posting Yang Menyangkut Tentang Ilmu Pendidikan, SELAMAT MEMBACA,,!!! Semoga Bermanfaat....

Selasa, 29 Mei 2012

Cara Kerja Karburator Konvesional (VM)

Salam Dunia Pendidikan.....

Sistim pemasukan bahan bakar pada sepeda motor dimulai dari : Tangki, Saluran, Saringan dan kemudian berakhir pada unit pemasukan ke ruang bakar. Unit pemasukan ke ruang bakar ini ada dua macam yaitu : karburator dan injektor.
Pemasukan bahan bakar ke dalam ruang bakar mengalir secara mekanis berdasarkan perbedaan tekanan antara bagian luar ruang bakar dan bagian dalam ruang bakar. Berdasar teori yang seperti ini maka apabila ada kebocoran dalam saluran maka akan menyebabkan sistim tidak dapat bekerja.
Prinsip kerja Karburator sama dengan penyemprot obat nyamuk, cairan akan menyemprot dengan memanfaatkan perubahan tekanan.
Apabila udara mengalir melintasi venturi B, kecepatan udara akan bertambah tetapi tekanan udara di B akan berkurang sehingga bensin akan terhisap ke atas. 
cara kerja karbu vm
Memahami cara kerja karburator VM, dibagi dalam beberapa sistim, yaitu : 
  1. Sistem Pelampung
  2. Sistem Choke
  3. Putaran Stasioner
  4. Kecepatan Menengah
  5. Kecepatan Tinggi
Berikut adalah salah satu contoh gambar karburator VM
cara kerja karbu VM
Dengan memahami sistim – sistim di atas berarti mengerti karakter karburator. Sehingga akan dapat melakukan penyetelan, menilai baik atau tidaknya karburator .
A. Sistim Pelampung
Volume bensin diatur oleh:
  1. Pelampung (Float)
  2. Jarum pelampung (Float valve)
Cara kerja :
  1. Jika volume bensin turun, pelampung akan turun membuka katup jarum pelampung (float valve), sehingga bensin akan mengalir.
  2. Jika volume bensin naik, pelampung ikut naik dan jarum pelampung menutup aliran bensin.
cara kerja karbu VM
B. Sistim Choke
Berfungsi :
            Untuk memperkaya campuran bensin dan udara pada saat mesin dalam keadaan dingin
Cara kerja :
  1. Jika katup choke ditutup aliran udara yang masuk berkurang.
  2. Mesin akan menyedot bensin lebih banyak dan membentuk campuran yang kaya.
C. Putaran Stasioner
Skep (Piston Valve) tertutup
Udara mengalir melalui Slow Air Bleed menuju saluran Spuyer Kecil (Slow Jet)
Udara bercampur dengan bensin dari Spuyer Kecil (Slow Jet) menuju ruang bakar
Bagian yang bekerja :
  1. Slow Air Bleed : mensuplai udara ke slow jet
  2. Air Screw : mengatur komposisi campuran udara dan bensin
  3. Slow Jet : mensuplai bensin untuk putaran stasioner
  4. Trhottle Stop Screw : mengatur putaran stasioner mesin dengan mengatur posisi skep (piston valve)
D. Putaran Menengahcara kerja karbu VM
Pembukaan katup gas = ¼ – ¾
Udara mengalir melalui saluran venturi, Slow Air Bleed dan Main Air Bleed
Jarum Skep (Jet Needle) terangkat mengikuti pergerakan skep (Piston Valve)
Bensin mengalir melalui Spuyer Utama (Main Jet) & Spuyer Kecil (Slow Jet)
Bagian yang bekerja :
  1. Ventury
  2. Slow Air Bleed
  3. Main Air Air Bleed
  4. Piston Valve
  5. Needle Valve
  6. Slow Jet
  7. Main Jet
E. Putaran Tinggi
Pembukaan katup gas =  ¾ – Penuh
Udara mengalir melalui saluran venturi
Jarum Skep (Jet Needle) terangkat mengikuti
pergerakan piston valve
Bensin mengalir melalui Main Jet
Bagian yang bekerja :
  • Ventury
  • Spuyer Utama (Main Jet)

Semoga Bermanfaat.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar